Cara Menggunakan LinkedIn Untuk Media Mencari Lowongan Kerja

Percayakah kamu bahwa lowongan kerja bisa didapatkan dari media sosial? Buat yang belum tahu, ada sosial media yang dibuat khusus untuk para profesional. Media sosial ini dikenal dengan nama LinkedIn, dan kamu bisa membuat akunmu sendiri secara gratis langsung di websitenya www.linkedin.com.

Sesuai fungsinya, media sosial ini bisa membuatmu terhubung langsung dengan berbagai tim rekrutmen dari berbagai perusahaan. Mulai dari perusahaan dalam negeri, sampai yang ada di lintas benua sekalipun. Nah, jika kamu bisa memanfaatkan media sosial ini, maka bisa saja kamu kebanjiran offering letter dari perusahaan! Mau tahu caranya?

Cara Menggunakan LinkedIn Untuk Media Mencari Lowongan Kerja

Mengenal cara kerja media sosial LinkedIn

Segera setelah kamu membuat akun baru, kamu akan langsung disuguhkan beberapa akun yang terintegrasi dengan daftar kontak di dalam ponsel. Sistem pertemanan LinkedIn disebut 'connect' dimana kamu bisa terhubung antara satu orang dengan yang lainnya. Setelah kamu mengirim permintaan connect dan disetujui, maka kamu bisa langsung saling terhubung.

Setelah itu, kamu akan diminta untuk mengisi detail profilmu. Ini bagian yang sangat penting (sekaligus menarik), karena format pengisian profil di LinkedIn sama persis seperti membuat CV. Isi semuanya selengkap mungkin. Mulai dari pengenalan diri, pengalaman, daftar skill, sampai riwayat pendidikan.

Semakin kamu mengisinya dengan baik, maka semakin besar kemungkinan kamu dikontak oleh recruiter dari perusahaan yang melihat profilmu. Jangan lupa untuk memasang foto profil yang good looking untuk semakin meningkatkan kesan pertama.

Berbeda dengan saat kamu memainkan sosial media Instagram, Facebook, dan sejenisnya. Di LinkedIn, jangan harap kamu menemukan konten-konten alay seperti foto wajah gaya duck face atau video goyang itik. Sebab semua postingan yang ada di LinkedIn, selalu dibuat untuk tujuan professional seperti personal branding maupun menunjukkan portofolio.

Ini alasan mengapa kamu harus tahu dulu bagaimana cara kerjanya. Jangan sampai kamu kebablasan menggunakan LinkedIn seperti layaknya Instagram atau bahkan TikTok. Yang ada, akunmu malah langsung 'di-block' oleh pengguna LinkedIn lainnya.

Optimasi LinkedIn untuk mendapatkan pekerjaan lebih cepat

Sama seperti media sosial lainnya, LinkedIn pun harus dioptimasi agar hasilnya optimal. Ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan agar profil LinkedIn-mu bisa menjadi magnet loker. Berikut tips yang bisa kamu lakukan.

Rajin menulis

Di LinkedIn, semakin kamu rajin menulis maka semakin tinggi tingkat keterlihatan profilmu di sistem pencarian. Tulisan yang kamu buat juga harus professional ya! Jangan pernah menulis quote-quote galau atau narasi tidak penting yang nggak ada kaitannya dengan dunia kerja.

Sedikit tips untukmu, jika kamu memiliki impian untuk menjadi creative content writer, maka inilah kesempatanmu untuk menunjukkan sejauhmana kemampuanmu menulis konten!

Bangun koneksi seluas mungkin

Di LinkedIn, semakin luas koneksimu maka semakin besar kemungkinan profilmu bisa dilihat orang. Berbeda dengan sosial media lainya, kamu tidak bisa langsung melihat profil seseorang yang tidak masuk dalam jaringanmu (setidaknya sampai sejauh lingkar ketiga).

Dengan kamu membangun koneksi seluas-luasnya, maka profilmu bisa lebih mudah dilihat orang lain yang kemungkinan berada di dalam lingkaran koneksi. Selanjutnya bisa jadi kamu mendapatkan kesempatan yang lebih luas dari koneksi-koneksi barumu!

Sedikit saran dari saya, usahakan kamu bisa terhubung dengan kolega-kolegamu (baik dari universitas ataupun di tempat kerja) yang sekarang. Sebab dari merekalah kemungkinan penawaran bisa datang.

Pasang daftar skill dan achievement yang relevan sebanyak-banyaknya

Dunia kerja bukan dunia yang berorientasi pada teori saja, melainkan praktek. Jika kamu memiliki kemampuan dan pencapaian yang relevan dengan jumlah besar, maka kamu akan semakin dinilai lebih professional daripada yang hanya punya sedikit atau tidak sama sekali.

Tambahkan semua daftar list kemampuan dan pencapaianmu di halaman profil. Tentu saja hanya kemampuan dan pencapaian yang cukup menjual dan berhubungan dengan dunia kerja yang kamu incar ya!

Jangan sungkan untuk membantu orang lain

Sama seperti kamu, ada banyak orang yang juga mencari pekerjaan di LinkedIn. Nah, kamu juga boleh membantu mereka untuk melakukan up di postingan orang yang sedang mencari pekerjaan. Dengan begitu, kamu juga mungkin akan dibantu orang lain juga di kedepannya (ingat hukum tabur tuai).

Kamu pun bisa membantu untuk melakukan endorsement skill yang dimiliki oleh teman-temanmu di LinkedIn, dan meminta mereka untuk melakukan hal yang serupa. Tapi ingat ya, lakukan kegiatan ini dengan jujur dan benar. Sebab percuma kamu punya banyak endorse, tapi tidak kredibel.

Setel preferensi pekerjaan yang kamu inginkan

Kamu juga bisa melakukan jemput bola dengan inisiatif sendiri. Ada ribuan lowongan kerja yang terdaftar di LinkedIn setiap harinya, yang dihimpun dari berbagai situs lowongan pekerjaan di seluruh Indonesia. Kamu bisa menyetel preferensi pekerjaan yang kamu inginkan, lalu melakukan apply langsung dari aplikasi.

Melengkapi profil dan menandai akun sebagai 'terbuka untuk kesempatan'

Terakhir, kamu perlu melengkapi profilmu hingga 100% (ditandai dengan emblem 'all-star') lalu membuat akunmu agar bisa dilihat oleh tim rekruter dari halaman pencarian LinkedIn. Ingat, jangan pernah menulis yang memberi kesan seperti sedang mengemis. Kamu harus bisa menyusun kata yang 'menjual' kemampuanmu dan menarik perhatian para rekruter.

Kurang lebih begitu cara menggunakan LinkedIn untuk media mencari lowongan kerja. Jangan pernah menyerah dan terus kejar karir yang sesuai mimpimu! Semangat dan sampai jumpa.
Dwinandha Legawa
Dwinandha Legawa Author blog yang lagi sibuk berkelana. Temukan saya di LinkedIn:

Post a Comment for "Cara Menggunakan LinkedIn Untuk Media Mencari Lowongan Kerja"