Apa Untungnya Jadi Top Komen Di Instagram?

November 12, 2018
Instagram merupakan platform media sosial yang ditujukan untuk berbagi foto dan pengalaman dengan cepat, ringkas, dan praktis. Berbeda dengan konsep media sosial lainnya yang berbasis "update status", Instagram memberikan sensasi dan manfaat yang lain daripada media sosial mainstream lainnya.

Berbagai inovasi dan update pun dilakukan. Baru-baru ini Instagram merilis fitur Top Comment. Fitur ini bekerja dengan menampilkan komentar di suatu posting dengan urutan dari like yang terbanyak (bukan dari komentar terbaru). Fitur baru ini sepertinya mengundang pro dan kontra.

Pro

Mari kita lihat dari sisi pro. Fitur top comment sangat berguna untuk followers engagement. Sehingga, menarik para followers untuk berebut posisi top comment dengan memikirkan isi komentar sekreatif mungkin.

Apa Untungnya Jadi Top Komen Di Instagram?

Fitur ini juga membuat fitur "like" komentar di Instagram menjadi memiliki nilai tambah. Jika dulu, like komentar hanya menunjukkan kalau seseorang setuju dengan komentar tersebut. Tapi sekarang "like" tersebut bisa menaikkan posisi komentar ke posisi teratas.

Top comment juga membuat beberapa orang merasa bangga karena komentarnya dihargai dan banyak yang setuju sehingga bisa tampil di posisi teratas.

Fitur ini juga membantu pemilik akun yang dikomentari untuk melihat bagaimana respon yang paling diminati oleh followersnya. Sehingga bisa membuat konten yang lebih relevan dan disukai oleh para followers.

Kontra

Nah, bagaimana dengan kontranya? Ternyata fitur Top Comments ini dijadikan ajang spam bagi para akun tidak bertanggung jawab. Misalnya, beberapa akun melakukan spam dan memberikan like sendiri ke komentarnya agar menempati posisi teratas. Tentu saja posisi ini akan merugikan pemilik akun, karena yang muncul sebagai top comments adalah komentar spam.

Banyak juga yang akhirnya mengomentari posting dengan hal yang tidak relevan. Bahkan dalam beberapa kasus, ada post yang top commentsnya hanya berisi kata-kata kasar (entah apa yang dipikirkan followersnya sampai-sampai komentar seperti ini di-like). Biasanya, terjadi di akun-akun unofficial yang mengangkat tema humor.

Ini yang menjadi sorotan di beberapa waktu belakangan ini. Bahkan ada orang yang mengatakan bahwa "Instagram memberikan wadah bagi para alayers (sebutan untuk anak alay) dengan fitur top comment untuk menunjukkan eksistensi". Tentu saja ini tidak seharusnya benar.

Tips Top Komen

  1. Komentar berdasarkan hal yang sedang viral di daerah tersebut
  2. Menggunakan bahasa yang memancing simpati pembaca
  3. Berkomentar segera setelah postingan terpublish
  4. Jangan memancing emosi
  5. Jangan menggunakan canda yang sudah basi
Mengingat Instagram masih menjadi primadona di masa sekarang, maka beberapa kesalahan masih bisa ditoleransi dan dibiarkan. Namun, bagaimana kalau nantinya berakhir seperti Facebook? Tentu saja, mereka tidak mau mengulangi kesalahan yang sama bukan?

Professional One Stop Property Advisor And Expert.
Your trusted financial planner and consultant
Owner of xinfczd.com

"Keep Calm And Tranquill Settlement"

Artikel Terkait

Previous
Next Post »

No spam please! Be a good netizen. Komentar dengan link aktif akan dihapus oleh admin blog. EmoticonEmoticon

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *