Perbedaan Bit Dengan Byte

March 05, 2016
Kilobyte, Megabyte, Gigabyte, Terabyte. Satuan data tersebut tentunya sudah tidak asing lagi di telinga kita, apalagi di era teknologi informasi yang semakin canggih seperti sekarang ini. Satuan-satuan tersebut biasa digunakan untuk mengukur ukuran file di komputer. Namun terkadang satuan ini juga bisa menjebak.

Sebuah operator telepon selular menyebutkan kecepatan download hingga 7.2 Mbps di selebaran brosurnya, apa yang anda pikirkan? 

Perbedaan Bit Dengan Byte

Operator seluler tersebut juga memberikan paket internet dengan kuota 1 GB seharga Rp.55.000. Apa yang anda pikirkan? Adakah hubungan antara keduanya (paket internet dan kecepatan download)? Dan apakah ada bedanya? Sebelumnya mari kita simak penjabaran di bawah ini terlebih dahulu.

Ketika anda membeli paket tersebut dan mencoba mengecek kuota, anda tentu akan melihat kalau anda terdaftar di paket dengan kuota 1.000.000 kilobyte, benar kan? Namun, ketika anda menggunakannya untuk internet, ternyata kecepatannya hanya 720 kilobyte per detik, dan anda merasa tertipu karena disana tertulisnya kan 7,2 Mbps. Benarkah anda tertipu?

1 byte sebenarnya nilainya setara dengan 8 bit (ada juga yang langsung disetarakan dengan 10 bit) dan 1 gigabyte berharga 1.000.000 kilobyte, artinya jika anda memiliki 1 Gigabyte kuota, maka akan setara dengan 1.000.000 kilobyte (anda tentu tahu benar akan ini), namun bagaimana dengan speed internet yang "hanya" 720 kilobyte per detik itu?

Ingat, 1 byte berharga 8 atau 10 bit, dan penulisan bit biasanya menggunakan huruf kecil (Kb = Kilobit, Mb = Megabit) sedangkan untuk byte menggunakan huruf besar (KB = Kilobyte, MB = Megabyte). Artinya 7,2 Mbps berarti 7,2 Megabit per detik atau setara dengan 0,72 - 0,90 Megabyte per detik atau 720 - 900 Kilobyte per detik, nah?

Operator seluler biasa menggunakan satuan bit karena memang bit merupakan satuan SI (Standar Internasional) dalam satuan data (1 bit setara dengan 1 huruf pada komputer). Sehingga, mereka tidak bisa disalahkan jika asumsi anda salah terhadap paket internet yang ditawarkan. Sedangkan untuk kuota, memang menggunakan satuan byte agar tidak merepotkan pelanggan dalam melakukan transaksi (bayangkan jika menggunakan bit dan anda mengunduh file yang menggunakan byte, perhitungannya tentu akan sangat membingungkan).

Sekian artikel ini, semoga membantu anda yang sedang kebingungan di dunia per-internet-an. Salam!

Professional One Stop Property Advisor And Expert.
Your trusted financial planner and consultant
Owner of xinfczd.com

"Keep Calm And Tranquill Settlement"

Artikel Terkait

Previous
Next Post »

No spam please! Be a good netizen. Komentar dengan link aktif akan dihapus oleh admin blog. EmoticonEmoticon

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *