Komputer Suka Error dan Sering Lagging? Mungkin Ini Bisa Membantu!

February 07, 2016
Komputer dan smartphone sudah bisa dikatakan sebagai kebutuhan primer bagi manusia modern zaman sekarang. Coba anda pikirkan apabila 1 hari saja tanpa komputer dan smartphone, saya jamin pekerjaan anda pasti berantakan. Fungsi komputer sendiri juga sudah bervariasi, bahkan mendukung multi-platform (terutama untuk masalah gaming).

Namun, meskipun sudah banyak orang yang menggunakan komputer, ternyata masih banyak orang yang gaptek (gagap teknologi) tentang maslah komputer. Contohnya saja, apa yang akan anda lakukan ketika peramban browser anda dipenuhi dengan iklan yang tidak dikenal? Atau mungkin, apa yang akan anda lakukan apabila tiba-tiba semua file di FlashDisk anda ter-hidden secara otomatis? Kalau anda bisa menjawabnya, syukurlah, namun apabila tidak, mungkin artikel ini bisa membantu. Nah, sebelum masuk ke ranah lebih jauh, mari kita bahas dulu penyebab error pada komputer.

Komputerku Sahabatku

Penyebab Error dan lag

Secara umum, salah satu penyebab error dan lag dari komputer adalah virus (terutama berjenis Ramnit). Macam virus sendiri ada sangat banyak, antara lain Trojan, AdWare, Unwanted programs, Ramnit, Spyware, dan lain-lain. Contoh dari Trojan adalah program yang menyamar (biasanya file autorun di flash disk), lalu contoh AdWare adalah browser hijacker (biasanya berupa iklan-iklan munculan yang menyebalkan), dan lain-lain. Namun, beberapa penyebab komputer sering error atau lag adalah driver yang tidak terupdate, penggunaan software yang tidak full version, OS yang tidak original, ataupun terlalu banyak memiliki software yang useless.

Lalu bagaimana cara untuk mengetahui dan mengatasinya, cek hal berikut ini.

1. Pastikan tidak ada file mencurigakan


Contoh dari file mencurigakan adalah file yang memiliki nama yang tidak jelas atau asing, misalnya file yang bertajuk susunan angka yang membingungkan (contohnya file 1111-2222-3333-4444-5555 yang berisi virus serviks). Cara mengeceknya adalah dengan mencoba membuka drive C, karena biasanya virus bersemayam di drive yang ditempati oleh sistem.

2. Pastikan spesifikasi komputer cocok dengan beban yang diterima


Anda tidak mungkin menggunakan sebuah notebook untuk mengerjakan tugas DKV atau menggunakan smartphone untuk menulis tesis bukan? Jangan naik pitam dulu jika tiba-tiba perangkat error atau mengalami lagging, karena mungkin saja kegiatan yang anda lakukan tidak sesuai dengan perangkat yang anda miliki. Pastikan keduanya sama berat komposisinya, artinya apabila anda mengerjakan pekerjaan yang berat, pastikan spesifikasi perangkat anda cukup mumpuni.

3. Pantau background process


Beberapa aplikasi seperti antivirus dan browser, memiliki fitur background process, artinya aplikasi akan tetap terus berjalan meskipun telah ditutup tetapi dengan beban yang lebih ringan. Namun, apabila jumlahnya terlalu banyak, tentu saja membuat repot. Salah satu alasan mengapa jangan menggunakan banyak antivirus adalah karena apabila semua antivirus melakukan scanning secara bersamaan, maka bisa dipastikan RAM dan processor anda akan habis dalam sekejap.

Beberapa game (biasanya online) juga memberikan notifikasi secara berkala, ada baiknya anda mengontrol penggunaannya agar tidak terlalu membebani perangkat anda.

4. Pastikan driver terupdate


Driver yang tidak terupdate dapat berakibat malfungsi apabila digunakan di program yang membutuhkan versi barunya. Sebaiknya anda rutin mengecek driver, terutama driver viral seperti graphic dan video.

5. Hati-hati saat instalasi


Beberapa situs download, seringkali menggunakan cara "aneh-aneh" agar program yang mereka sajikan bisa menghasilkan uang, salah satunya dengan menumpangi program tersebut dengan PUP (Potentially Unwanted Programs). Dalam beberapa pengalaman, saya kerap menemui beberapa installer yang secara otomatis menginstall produk-produk tidak jelas seperti fake search engine dan browser aneh, dan tentu saja kedepannya akan berdampak buruk pada komputer dan sistem anda.

6. Suhu komputer tidak terkontrol


Terkadang kita menggunakan komputer secara overclocking (lebih dari taraf rata-rata), hal ini tentu saja membuat komputer menjadi panas. Hal itu masih tidak maslaah, selama sirkulasi udara di dalam CPU masih terkontrol, namun apabila siklus udara tidak jelas, maka bisa dipastikan komputer akan mengalami overheat dan secara otomatis berakibat error dan lag.


Mungkin itu saja tips dari saya. Semoga bisa membantu perawatan komputer anda. Salam!

Professional One Stop Property Advisor And Expert.
Your trusted financial planner and consultant
Owner of xinfczd.com

"Keep Calm And Tranquill Settlement"

Artikel Terkait

Previous
Next Post »

1 Comments:

Write Comments

No spam please! Be a good netizen. Komentar dengan link aktif akan dihapus oleh admin blog. EmoticonEmoticon

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *