Fungsi Lengkap dan Kekuatan dari Facebook Pixel

10/21/2020 Add Comment

Dalam dunia digital marketing, kamu mungkin sudah pernah dengan Facebook Pixel. Ya, Facebook Pixel merupakan teknologi kode pelacakan yang dibuat oleh Facebook guna mengumpulkan data dari situs websiter tertentu. Facebook Pixel ini sangat terkenal di kalangan advertiser atau pengiklan yang memanfaatkan IG/FB Ads sebagai salah satu sumber iklan mereka.

Cara kerjanya hampir sama seperti Google Analytics, yaitu cukup tanamkan satu kode di dalam website dan semua data akan terekam di dasbor laporan secara otomatis. Hanya saja laporan yang disajikan oleh Facebook tidak selengkap data yang disajikan oleh Google Analytics. Lalu sebenarnya, apa sih fungsi dan kekuatan utama dari kode Facebook Pixel ini?

Fungsi Lengkap dan Kekuatan dari Facebook Pixel
Facebook Pixel kerap disebut di dunia digital marketing, terutama ketika kita membahas FB Ads. Sebenarnya apa sih fungsi dari Facebook Pixel?


Kegunaan Dasar Facebook Pixel

Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, Facebook Pixel berfungsi persis seperti Google Analytics. Berikut beberapa fungsi dasar dari Facebook Pixel:
  • Melacak konversi
  • Mendapatkan data pengunjung
  • Melacak asal pengunjung
  • Menghitung conversion value
  • Mendeteksi kebiasaan pengunjung di website
Data-data ini nantinya bisa diakses di analytics.facebook.com, dan antarmuka yang diberikan oleh facebook bisa dibilang cukup sederhana jika dibandingkan dengan Google Analytics. Hanya saja, sistem laporan yang ada masih sederhana dan belum selengkap di Google Analytics.

Facebook Analytics

Kamu bisa mendapatkan informasi-informasi umum seperti jumlah pengunjung, perbandingan pengunjung baru dan pengunjung yang kembali, sampai waktu rata-rata yang dihabiskan pengunjung di dalam situs.

Cara Memasang Facebook Pixel

Untuk memasang Facebook Pixel, anda bisa membuat akun bisnis terlebih dahulu. Setelah itu anda bisa masuk ke menu Pixel di dalam Business Settings dan silahkan ikuti petunjuk yang ada. Kamu bisa memasang langsung kode pixel di dalam HTML situs yang ingin ditrack, atau bisa juga dengan bantuan tool pihak ketiga seperti Google Tag Manager.

Facebook Pixel Setting


Untuk mendeteksi apakah pixel sudah terpasang atau belum, kamu bisa menggunakan Facebook Pixel Helper yang ada di toko chrome extension. Nantinya, alat ini akan memberitahu kamu apakah Facebook Pixel sudah terpasang dengan benar atau belum.

Tentu saja dengan kamu memasang pixelnya tidak serta merta data akan muncul langsung di dasbor laporan, kecuali situsmu memiliki traffic puluhan ribu pengunjung setiap harinya. Kamu mungkin perlu menunggu satu atau dua hari sampai Facebook bisa mendapatkan data yang cukup untuk ditampilkan di dalam dasbor laporan Facebook Analytics.

Kekuatan Facebook Pixel yang Sebenarnya

Nyatanya Facebook Pixel bisa membantumu untuk melipatgandakan hasil dari strategi digital marketingmu lho! Facebook Pixel tidak hanya berguna untuk mendapatkan data pengunjung saja, tapi juga berguna untuk menggunakan data pengunjung tersebut sebagai sumber optimasi strategi kamu. Penasaran?

Facebook Pixel Bisa Digunakan Sebagai Optimasi IG/FB Ads

Facebook Pixel bisa digunakan sebagai salah satu sumber optimasi performa iklan IG/FB Ads. Terutama jika iklanmu memiliki target URL ke landing page atau sales page yang kamu buat. Dengan bantuan Facebook Pixel, kamu bisa memastikan bahwa iklan kamu hanya tampil ke audience yang tertarik untuk membeli produk kamu.

Facebook Pixel Bisa Digunakan Sebagai Optimasi IG/FB Ads

Caranya adalah dengan mendefinisikan konversi yang ada di dalam website (misalnya, jika pengunjung berhasil melihat halaman thank you, maka akan dihitung sebagai konversi). Definisi ini nantinya akan digunakan oleh Facebook Pixel sebagai acuan untuk menayangkan iklan kepada audiens, dan memastikan bahwa iklan hanya muncul di audiens yang berpotensi menyelesaikan konversi tersebut.

Ditambah lagi kamu juga bisa menggunakan fitur cost control sehingga kamu bisa mengendalikan batas budget yang kamu keluarkan di setiap kampanye. Contohnya, kamu bisa memasang cost control sebesar Rp. 10.000/konversi, dan Facebook akan menyesuaikan penayangan iklan agar biaya yang kamu bayarkan tidak lebih dari Rp. 10.000/konversi.

Kamu Bisa Menggunakan Strategi ROAS (Return On Ad Spent) dengan Facebook Pixel

Facebook Pixel bisa juga digunakan untuk mendifinisikan conversion value (salah satu dari fungsi dasar Facebook Pixel). Selanjutnya data nilai konversi yang didapatkan (misalnya Rp. 50.000/konversi) bisa kamu gunakan untuk strategi ROAS di IG/FB Ads.

Misalnya jika kamu menyetel ROAS 500% dengan budget iklan Rp. 1.000.000 dan nilai konversi sebesar Rp. 50.000/konversi, maka Facebook akan mengontrol pengeluaran iklan kamu agar kamu bisa mendapatkan conversion value sebesar Rp. 5.000.000 (Rp. 1.000.000 x 500%) atau setara dengan 100 transaksi dari iklan yang kamu jalankan.

Facebook Pixel Bisa Membantumu Untuk Strategi Remarketing

Tidak semua pengunjung yang masuk ke website-mu secara otomatis berubah menjadi pembeli/pelanggan, meskipun mereka sudah berinteraksi dengan konten yang kamu buat. Data pengunjung ini secara otomatis terekam dan masuk ke dalam database Facebook Pixel yang kamu pasang.

Facebook Pixel Bisa Membantumu Untuk Strategi Remarketing

Dan kamu bisa menggunakan data tersebut untuk tujuan remarketing. Misalnya dari satu kampanye launching produk ada 5.000 orang yang mengunjungi situs kamu dan melihat promo launching tersebut. Kamu bisa mentarget 5.000 pengunjung itu dengan promo tambahan agar mereka mau mempertimbangkan untuk membeli produk yang kamu laiunching tersebut.

Strategi remarketing adalah strategi yang cukup efektif, karena kamu audience yang kamu sasar adalah audience yang sudah pernah bertemu dengan kamu sebelumnya. Ibaratnya, kamu hanya mengingatkan mereka bahwa mereka pernah berinteraksi dengan kamu. Tentu saja rasio keberhasilannya akan lebih tinggi dibandingkan kamu berinteraksi dengan audience yang benar-benar baru.

Kesimpulan

Cukup menarik bukan menggunakan Facebook Pixel? Dengan begini strategi digital marketingmu, terutama di IG Ads dan FB Ads akan jauh lebih efektif lagi dibandingkan sebelumnya. Tapi tentu saja tidak dengan menggunakan Facebook Pixel lalu iklanmu akan langsung menjadi dahsyat secara otomatis. Tetap saja targeting dan ads creative yang menarik juga memiliki peran yang besar.

Apa Saja Kemampuan yang Harus Dikuasai SEO Content Writer?

10/18/2020 Add Comment
Content writer atau penulis konten merupakan salah satu profesi yang cukup dicari di era digital ini. Content writer bertugas menulis artikel, review, sampai whitepaper untuk kebutuhan promosi perusahaan. Mereka akan banyak berurusan dengan kalimat, storytelling, sampai bagaimana cara membuat tulisan-tulisan yang ada menjadi engaging.

Profesi content writer ini ternyata juga ada turunannya lho! Mengingat menulis konten di website harus ramah kepada manusia dan robot sekaligus, maka munculah kaidah penulisan yang mematuhi aturan SEO (Search Engine Optimization). Biasanya, tulisan dari si content writer nantinya disunting oleh seorang SEO Specialist agar lebih ramah kepada mesin pencari, seperti Google.

Apa Saja Kemampuan yang Harus Dikuasai SEO Content Writer?
SEO Content Writer menjadi salah satu profesi yang paling dicari belakangan ini, apa bedanya dengan content writer biasa atau dengan SEO Specialist?

Namun bekerja dari 2 sudut pandang yang berbeda dalam 1 ranah kerja bukanlah hal yang baik. Belum lagi jika selera penulisan si SEO Specialist tidak bisa mengikuti selera si content writer, maka yang ada malah tulisan tidak bisa dibaca oleh manusia dan robot. Kacau deh semuanya!

Karena itu munculah sebuah profesi hasil irisan dari keduanya, yaitu SEO Content Writer. Umumnya SEO Content Writer memiliki jobdesc gabungan antara SEO Specialist dengan content writer, namun tidak masuk sampai ranah terlalu jauh.

Memangnya apa yang dikerjakan oleh SEO Content Writer?

Secara garis besar, tugas dari SEO Content Writer adalah sebagai berikut:
  • Dari sisi seorang content writer: hanya bertugas untuk menulis artikel yang akan ditampilkan di website. Tidak memiliki kewajiban untuk menulis konten di brosur, majalah, atau micro copy seperti yang dilakukan oleh content writer
  • Dari sisi SEO Specialist: hanya bertanggung jawab untuk memperbaiki faktor SEO dari artikel dan tidak bertanggung jawab untuk melakukan SEO lainnya seperti Off-Page dan Technical SEO.
Sedangkan secara detail, SEO Content Writer berkewajiban untuk
  • Memastikan struktur heading tulisan agar mematuhi hierarki heading SEO
  • Memastikan kata kunci sudah disebutkan dengan baik di dalam artikel, tanpa mengorbankan keterbacaan
  • Memastikan ketersambungan antara artikel dan halaman situs lain, dan mencegah adanya artikel yang terputus (tidak nyambung ke mana mana)
  • Menulis dengan tata bahasa yang baik
  • Membuat struktur outline artikel yang mengikuti kaidah SEO
  • Membuat meta title dan meta description artikel
Sehingga SEO Content Writer bisa menciptakan tulisan yang benar-benar SEO friendly, alias mudah terbaca dan terindex oleh mesin pencari namun tidak mengorbankan keterbacaannya bagi manusia. Terkadang ada perusahaan yang mensyaratkan seorang content writer biasa yang juga harus menguasai SEO, meskipun hampir mustahil.

KPI (Key Performance Indicator) atau Target Bagi SEO Content Writer

Tentu saja kamu tidak mungkin bekerja tanpa target. SEO Content Writer juga memiliki indikator kesuksesan dalam pekerjaannya juga. Berbeda dengan content writer biasa yang hanya ditarget jumlah konten yang dibuat, SEO Content Writer tidak hanya menangani konten secara kuantitas saja tapi juga harus bisa memiliki posisi yang baik di hasil pencarian (SERP - Search Engine Result Page).

Berikut beberapa KPI dari SEO Content Writer:
  • Posisi artikel di hasil pencarian Google
  • Traffic dari artikel tersebut dari channel organik
  • Jumlah artikel harian
  • Jumlah keyword yang ditarget setiap bulannya, beserta posisi sebelum dan sesudah
Ini membuat pekerjaan SEO Content Writer menjadi lebih teknis. Sebab mereka juga perlu memeriksa teknis artikel terlebih dahulu sebelum bisa diterbitkan. Belum lagi terkadang mereka juga harus menyunting artikel lama dan menambahkan tautan ke link artikel baru yang relevan.

Terdengar sulit ya? Tenang saja, kamu bisa mempelajari berbagai seluk beluk SEO di banyak sumber kok! Blog ini juga sedikit banyak akan membahas seputar dunia SEO yang juga merupakan cabang digital marketing. Bagaimana? Kamu tertarik menjadi seorang SEO Content Writer?

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *