Bahasa Paling Langka Di Dunia

4/26/2019
Bahasa verbal adalah cara yang paling mudah untuk berkomunikasi. Tanpa bahasa, kita akan kesulitan mengekspresikan keinginan kita. Namun, tampaknya banyak orang tidak menghiraukan hal ini (mungkin karena sudah terbiasa). Padahal, ada bahasa yang terancam punah lho!

PBB menyatakan bahwa rata-rata sebuah bahasa lenyap setiap 2 minggu. Di seluruh dunia, hampir 6000-an bahasa terancam kepunahan. Berikut beberapa bahasa paling langka dan terancam punah dari dunia ini, dan ternyata ada juga yang dari Indonesia!

Bahasa Paling Langka Di Dunia

1. Bahasa Chamicuro

Di seluruh dunia, hanya ada 8 orang yang masih bisa berbicara menggunakan bahasa ini. Bahasa ini umumnya digunakan di Peru dan saat ini dianggap kritis, karena sebagian besar yang menggunakannya sudah dalam usia senja.

2. Bahasa Dumi 

Dumi, biasanya digunakan di dekat daerah sungai Tekan dan Rava, Nepal. Bahasa ini juga digunakan di wilayah pegunungan Kabupaten Khotang yang terletak di Nepal bagian Timur. Ini adalah bahasa Kiranti dan merupakan bagian dari rumpun bahasa Tibeto-Burman. Pada tahun 2007, orang yang menggunakan bahasa ini hanya tersisa 8 orang, sehingga bahasa ini dianggap kritis dan hampir punah.

3. Bahasa Ongota/Birale

Pada tahun 2008, hanya tinggal 6 orang saja yang menggunakan bahasa ini, dan semuanya sudah berusia lanjut. Hal ini membuat bahasa ini kritis dan terancam punah.

4. Bahasa Liki

Liki adalah bahasa yang diucapkan di luar kepulauan pantai utara Sarmi, Kabupaten Jayapura,  Kecamatan Sarmi. Pada tahun 2007, studi menunjukkan bahwa hanya tinggal 5 orang yang masih berkomunikasi menggunakan bahasa ini. Di masa lalu, bahasa ini digunakan oleh para pejabat gereja lokal yang tinggal di wilayah tersebut.

5. Bahasa Dusner

Bahasa ini juga berasal dari Papua. Hanya 3 orang yang masih menguasai bahasa ini dan mereka juga sudah berusia lanjut dan sedang terluka akibat bencana alam (Menurut klaim dari sejumlah ahli bahasa University of Oxford sebagaimana dilansir Straits Times (27/4/2011). Bahasa Dusner digunakan di wilayah Teluk Cendrawasih di Propinsi Papua, Indonesia.

6. Bahasa Chemehuevi

Bahasa ini digunakan di daerah Ute, Colorado, Utah, Arizona utara, bagian selatan Nevada, dan di daerah Sungai Colorado, California. Sedangkan suku Chemehuevi yang meskipun masih ada, namun jumlah orang yang fasih menggunakan bahasa ini sulit ditemukan. Sebuah studi pada tahun 2007 menunjukkan bahwa hanya 3 orang saja yang sepenuhnya berbicara bahasa ini dan semuanya adalah orang dewasa.

Saat ini terdapat sekitar 130 bahasa yang penggunanya kurang dari 10. Secara keseluruhan, terdapat 6000 bahasa berbeda yang digunakan oleh seluruh penduduk dunia, dimana setengah diantaranya berisiko punah sebelum abad 21 berakhir!

Nah, sekarang mulailah hargai bahasamu! Gunakan sebagaimana kaidah berbahasa yang baik, jangan dibuat alay atau model - model yang nggak jelas. Sebelum bahasamu dinyatakan kritis!

A person who loved to learn and share
Owner of xinfczd.com

"Keep Calm And Tranquill Settlement"

Artikel Terkait

Previous
Next Post »

1 Comments:

Write Comments
June 28, 2015 at 3:25 AM delete

Baru tahu min kalau ada bahasa kayak gitu, kirain kayak bahasa china (yang saya anggap susah dipelajari), ternyata bahasa dari suku pedalaman.

Menarik min, nambah ilmu lagi, thanks infonya.

Reply
avatar

No spam please! Be a good netizen. Komentar dengan link aktif akan dihapus oleh admin blog. EmoticonEmoticon

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *