Menguak Kekuatan Email Profesional dan Seberapa Pentingnya Di Dalam Bisnis

2/22/2020 Add Comment
Anda seharusnya sudah pernah melihat email berakhiran domain sendiri (contoh: admin@google.com). Apakah anda pernah bertanya, mengapa perlu menggunakan email-email dengan akhiran seperti itu? Padahal untuk membuat email berakhiran domain pribadi, perlu membayar biaya berlangganan?

Email seperti ini biasanya kita sebut sebagai email professional. Mengapa profesional? Sebab kita menggunakan alamat sendiri (tidak numpang rumah orang lain), sehingga kesannya kita benar-benar otentik dan tak bisa ditiru. Coba anda bandingkan antara admin@xinfczd.com dengan admin-xinfczd@gmail.com. Mana yang lebih baik?

Menguak Kekuatan Email Profesional dan Seberapa Pentingnya Di Dalam Bisnis

Tentu ada alasan dan keuntungan sendiri jika anda menggunakan email professional, terutama untuk dunia bisnis. Kalau tidak, siapa yang mau membayar? 

Mengenal Kelebihan Email Profesional

Sekarang mari kita bedah satu per satu apa saja kelebihan dari penggunaan email profesional ini. Terutama untuk bisnis.

Identitas yang jelas dan konsisten

Baik pemilik maupun karyawan semua menggunakan email berakhiran yang sama. Identitas perusahaan pun bisa semakin kuat, dan tentu saja semakin tidak bisa dipalsukan. Jika anda masih menggunakan alamat email dengan akhiran pihak ketiga, tentu bukan berita baru lagi kan kalau email anda bisa ditiru?

Dengan menggunakan email profesional yang diakhiri domain sendiri, maka sudah tidak mungkin lagi email anda bisa ditiru sebab tidak ada yang boleh membuat domain dengan alamat yang 100% sama. Ditambah lagi, anda bisa lebih bebas menulis nama email tanpa perlu takut kalau nama tersebut sudah digunakan orang lain. Jauh lebih menunjukkan kesan elit kan?

Brand awareness yang lebih tinggi

Faktanya, klien akan jauh lebih percaya terhadap email yang dilengkapi dengan domain dari perusahaan. Saya sendiri jauh lebih tertarik untuk membuka email yang memiliki domain professional, dibandingkan dengan menggunakan email pribadi. Bahkan jika itu adalah promosi.

Anda pun bisa menciptakan kesan kerja sama yang profesional. Dan juga meningkatkan kepercayaan klien terhadap jasa yang anda gunakan, sebab anda menunjukkannya dengan menggunakan email profesional ini.

Nilai plus juga akan anda dapatkan jika semua karyawan menggunakan email berakhiran sama. Anda tidak perlu repot-repot menjelaskan bahwa itu adalah email rekan kerja atau bawahan anda, sebab akhiran email sudah cukup menjelaskan.

Anti Fraud

Dengan menggunakan email professional, nama perusahaan anda akan jauh lebih sulit ditiru daripada dengan email biasa. Ditambah, anda bisa membuat pengumuman resmi tanpa bisa disangkal sebab anda hanya satu-satunya yang memegang alamat email resmi.

Ini juga mengurangi penipuan lowongan kerja, yang biasa dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab di lapangan.

Kontrol Lebih Luas

Semua akun email professional selalu berada di bawah satu naungan yang dikontrol oleh seorang admin. Misalnya, jika anda menggunakan layanan email profesional G-Suite maka anda bisa mengontrol semuanya dari sana. Anda pun juga bisa memodifikasi badan email menjadi email dinamis dan melakukan blast ke banyak penerima sekaligus (hati-hati spam).

Keuntungan Email Professional

Lalu Bagaimana Caranya Berlangganan Email Profesional?

Mudah sekali, anda hanya perlu mencari layanan penyedia email domain yang berkualitas seperti yang ada di situs penyedia hosting, seperti rumahweb, qwords, AnekaHosting, dan lain-lain. Setelah anda menyewa hosting sesuai kebutuhan, anda bisa langsung melakukan setting pembuatan email pada cPanel.

Hubungi Customer Service tempat anda menyewa hosting, jika anda tidak menemukan cara untuk membuat email profesional sendiri.

Strategi Penggunaan Email Profesional

Seperti yang sudah saya sampaikan tadi, dengan menggunakan email profesional maka anda sudah selangkah lebih jauh daripada mereka yang masih menggunakan email pribadi. Ditambah dengan strategi-strategi di bawah ini, maka kekuatan identitas email profesional anda akan semakin kuat. Berikut beberapa hal yang bisa anda lakukan:
  • Menambahkan email profesional anda ke dalam kartu nama, akun media sosial, sampai signature email untuk meningkatkan brand awareness
  • Meletakkan email profesional ke dalam iklan, sehingga menambah kesan kebonafidan usaha anda
  • Memberikan kontak email profesional kepada klien, untuk menumbuhkan kepercayaan pada usaha anda.
  • Tambahkan logo resmi di profile photo email profesional yang anda gunakan.
Tunjukkan email profesional anda kapan pun anda berurusan dengan hal yang berhubungan dengan bisnis. Ingat engagement tinggi dihasilkan dari keterlihatan yang tinggi juga, jadi sering-seringlah melakukan ekspos email profesional anda kapan pun.

Apa Aja Sih Yang Perlu Diperhatikan Saat Membuat CV?

2/10/2020 Add Comment
CV atau curriculum vitae atau Daftar Riwayat Hidup adalah salah satu dokumen penting yang bisa mengantarkanmu ke pekerjaan yang anda impikan selama ini. CV biasanya berisi data-data pribadi serta pengalaman baik di kampus ataupun pekerjaan sebelumnya. Berdasarkan dari data-data di CV inilah, sebuah perusahaan menjatuhkan keputusan apakah mereka akan mempekerjakaan orang tersebut atau tidak.

Melihat betapa pentingnya dokumen ini, maka anda harus benar-benar tahu apa saja yang harus ditulis dan apa saja yang tidak. Satu kesalahan kecil saja, bisa membuat mereka yang memeriksa CV anda meragukan kemampuan anda (meski tidak selalu).

Kira-kira apa saja sih yang perlu diperhatikan?

Apa Aja Sih Yang Perlu Diperhatikan Saat Membuat CV?

Membuat CV tidak bisa asal-asalan, anda perlu perencanaan!

Asal membuat CV sama saja anda memberikan surat berisi "harap jangan pilih saja sebagai kandidat". Jadi, anda perlu merencanakan dahulu apa yang akan anda tulis di atas CV anda.

Mulai dari kelengkapan data diri, tanggal lahir, jenis kelamin, sampai kewarganegaraan. Mengapa kewarganegaraan juga perlu ditulis? Tidak lain untuk menjelaskan anda berasal dari negara mana, terutama saat anda ingin melamar di perusahaan yang menerima karyawan dari berbagai negara.

Anda bisa membuat draft kecil-kecilan dengan menuliskan semua informasi di atas kertas HVS dengan ballpoint.

Design CV

Ini sangat penting di masa sekarang. Sudah tidak zamannya lagi membuat CV hambar dengan tulisan tangan. Sekarang anda perlu membuat CV sekreatif dan seatraktif mungkin (tapi jangan berlebihan) guna memancing rasa ingin tahu dari perusahaan yang anda lamar.

Terutama jika anda adalah seorang anak muda berusia 35 tahun ke bawah. Anda bisa membuat CV yang baik dengan menggunakan CV builder yang tersebar di jagat internet, atau anda bisa membuatnya sendiri lewat Adobe Photoshop.

Perhatikan pemilihan komposisi warna latar, hiasan, layout, dan juga ukuran font. Jangan sampai anda membuat CV dengan design yang sangat buruk, karena itu juga menyiratkan bahwa anda tidak serius saat melamar pekerjaan.

Sebagai catatan, CV yang out of the box yang dibuat dengan ide segar biasanya memiliki kesempatan dipanggil yang lebih besar daripada yang biasa-biasa saja.

Riwayat pendidikan, anda hanya perlu mencantumkan yang penting saja

Tidak perlu mencantumkan pendidikan dari PAUD, sebab hanya pendidikan yang dinilai paling memberikan manfaat yang akan dilihat (atau pendidikan paling terakhir). Berikut beberapa riwayat pendidikan yang bisa kamu pertimbangkan untuk dicantumkan di dalam CV:
  • Pendidikan universitas atau pendidikan terakhir
  • Kursus yang terkait dengan posisi yang dilamar
  • Pelatihan non formal
Jangan lupa untuk menambahkan detail dan pencapaian yang anda peroleh selama mengikuti proses belajar-mengajar. Tambahkan juga nilai (dalam format nilai anda/nilai maksimum) yang anda dapatkan setelah lulus.

Banyak orang melakukan kesalahan dengan menambahkan seluruh riwayat pendidikan, yang sama sekali tidak memiliki nilai tambah dan membuat pihak perusahaan bosan. Jangan sampai anda melakukan hal yang serupa!

Kemampuan Khusus

Jangan menulis kemampuan-kemampuan umum seperti "Berpikir kritis" dan "Bisa bekerja sama" ya! Sudah basi banget soalnya, dan sudah jadi syarat standar semua pekerja. Di dalam CV, kemampuan yang dituliskan haruslah kemampuan spesial yang tidak semua orang punya, serta tentu saja memiliki keterkaitan dengan jabatan yang akan dilamar.

Tidak perlu menuliskan semua kemampuan, karena itu hanya menuh-menuhin CV aja. Yang perlu dimasukkan hanyalah kemampuan yang benar-benar dikuasai (setidaknya menengah ke atas). Jangan pernah memasukkan kemampuan yang masih level beginner, karena akan mengurangi impresi dari pihak perekrut!

Satu lagi, kemampuan bahasa cukup diperhitungkan di zaman sekarang. Pastikan anda mencantumkan kemampuan bahasa asing anda di dalam CV, terutama bahasa Inggris yang banyak digunakan di berbagai negara.

Portofolio

Ini yang masih jarang banget dimasukkan oleh orang-orang. Terutama jika anda ingin melamar di dunia kreatif, maka link menuju portofolio terbaik adalah syarat mutlak! Semua akun yang memuat portofolio seperti: Google Drive, Instagram, Codepen, Pinterest, atau lainnya wajib dicantumkan agar perusahaan mengetahui sejauh mana kualitas karyamu.

Jangan lupa untuk menggunakan fasilitas URL shortener (seperti bit.ly) ya! Sebab link menuju akun project biasanya cukup panjang, dan bisa membuat CV-mu terlihat berantakan. Dengan dipendekkan terlebih dahulu, maka CV-mu akan tetap terlihat rapi dan memudahkan perusahaan untuk membuka link tersebut.

Pengalaman Kerja yang Terkait Jabatan

Banyak orang salah dengan mencantumkan seluruh pengalamannya (bahkan sampai yang hanya masa percobaan 15 hari saja). Awas! Salah-salah anda malah dinilai sebagai kutu loncat yang tidak memiliki loyalitas terhadap perusahaan sama sekali.

Jika pengalaman bekerja anda tidak mencapai 6 bulan, ada baiknya untuk tidak mencantumkan pengalaman tersebut di dalam CV. Dan ingat juga, pastikan bahwa semua pengalaman kerja yang tercantum hanya yang memiliki hubungan dengan jabatan baru yang akan anda lamar sekarang.

Cantumkan nama perusahaan, jabatan yang dipegang, dan tentu saja rincian jobdesk yang anda lakukan selama anda bekerja di perusahaan tersebut. Banyak orang hanya mencantumkan nama perusahaan dan jabatan (yang beberapa di antaranya tidak begitu umum), tanpa menambahkan deskripsi pekerjaan dan prestasi. Ini bisa membuat perusahaan baru bingung dan tidak mengerti pengalaman apa yang ingin anda tonjolkan.

Bahasa di dalam CV

Pastikan anda tahu benar ke mana CV anda akan dikirim. Jika anda melamar di perusahaan start-up, maka ada baiknya menggunakan bahasa Inggris. Sebab, menurut pengalaman saya CV dengan bahasa Inggris lebih diminati di kalangan startup daripada bahasa Indonesia.

Apalagi jika anda berencana untuk melamar di perusahaan internasional, sebab terkadang orang yang membaca CV anda belum tentu bisa bahasa Indonesia (seperti pengalaman saya bekerja di perusahaan yang rekrutmennya hanya bisa bahasa China).

Tapi bukan berarti CV bahasa Indonesia tidak boleh digunakan ya! Jika perusahaan yang dilamar memang perusahaan lokal, maka menggunakan bahasa Indonesia juga tidak ada salahnya.

Satu hal yang perlu diperhatikan, gunakan tata bahasa yang baik (meski tidak perlu sempurna) saat menyusun CV. Aplikasi Word atau Google Docs terbaru sekarang bisa membantu anda untuk memperbaiki tata bahasa yang kurang baik.

Nah, sekarang anda sudah lebih terarah bukan? Pastikan anda menyusun CV anda dengan baik, karena semakin baik CV anda maka semakin besar kemungkinan anda mendapatkan pekerjaan. Jangan lupa untuk melampirkan dokumen pendukung lainnya saat mengirimkan CV ke perusahaan. Semoga beruntung!

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *