Asal - Usul Cokelat

April 02, 2018
Say Your Love With Chocolate..... Wokh sok romantis amat nih. Kenapa coklat bisa jadi lambang cinta terutama saat hari valentine? Tentu saja karena cita rasa yang lezat dan bentuknya yang beragam. Btw, dibalik dahsyatnya coklat-coklat tersebut ternyata menyimpan sejarah yang panjang lho! Mulai dari menjadi alat pembayaran, obat-obatan, hingga menjadi coklat sekarang ini. Penasaran? Ayo ikuti terus ceritanya!

Awalnya Menjadi Alat Pembayaran

asal usul coklat
Saat Christopher Columbus  menemukan Benua Amerika, secara tidak sengaja, ia menemukan banyak jenis makanan baru coklat adalah salah satunya. Tetapi, orang jaman dulu belum mengira kalau coklat bisa dikonsumsi layaknya buah-buahan lain. Columbus juga sempat menggunakannya sebagai alat pembayaran bagi suku Indian Guanache.

Minuman Xocalat

Zaman dahulu, tidak banyak orang yang tahu kalau coklat adalah barang yang bisa dimakan. Hingga sampai suatu saat, seorang penjelajah asal Spanyol yang bernama Hernando Cortez, bersama anak buahnya terkesima dengan tradisi Montezuma meminum "xocalat" yang terbuat dari campuran biji coklat yang dihancurkan dengan air dingin. Cokelat pahit ini diminum beberapa kali dalam 1 hari. Agar rasanya tak terlalu pahit, orang kaum atas biasanya akan mencampurnya dengan vanila atau chili powder dan terkadang madu. Orang Perancis pun meniru dengan mencampurkan Hazelnut, Almond, maupun kayu manis.

Terkenal Di Spanyol

Sejak saat itu, minuman cokelat mulai terkenal sebagai minuman pembangkit selere. Minuman cokelat pun menjadi teman sarapan. Ketika itu orang Spanyol tidak menjual cokelat-cokelat ini ke negara lain hingga hampir seabad kemudian. Mereka lebih suka menggunakannya sendiri (ih, egois banget). Karena itu, jika sekarang kita mengenal coklat rasanya tepat bila kita berterima kasih kepada para penjelajah dari Itali, karena mereka juga menemukan rahasia minuman cokelat ini.

Kedai Coklat Bermunculan

Kedai coklat pertama berdiri di Kota Wina, Austria kemudian disusul oleh London. Pada tahun 1657 kedai coklat mulai menjamur dan menjadi terkenal! Minuman coklat pada saat itu sering digunakan sebagai penghilang rasa sakit kepala yang biasanya muncul setelah mabuk karena alkohol karena rasanya yang pahit.

Coklat Di Era Modern

Bentuk coklat saat ini sudah beraneka ragam, rasanya juga bermacam-macam dan begitu juga dengan bentuknya. Coklat pun diolah menjadi permen, meises, selai, dsb. Karena keragaman bentuk, rasa, dan warnanya-lah yang membuat coklat menjadi penganan istimewa dan dianggap bisa mewakili perasaan kasih kepada seseorang. Jadi, tak cuma lewat bunga, coklat pun bisa jadi tanda cinta (ciee....).

Wah panjang juga ya? Dengan begini kita semua tahu bahwa coklat yang 'melegenda' itu juga punya cerita yang panjang. Sampai disini dulu ya.

Professional One Stop Property Advisor And Expert.
Your trusted financial planner and consultant
Owner of xinfczd.com

"Keep Calm And Tranquill Settlement"

Artikel Terkait

Previous
Next Post »

2 Comments

Write Comments
Aldo Rahmat
AUTHOR
June 18, 2015 at 5:13 AM delete

Hmm... bikin ngiler ya gambarnya... thanks gan, artikel tentang coklatnya bikin saya jadi tau kalo ternyata kedai coklat itu udah aja sejak zaman 1657, wow... kalo saya sendiri sih sangat suka coklat, apalagi kalo coklat gratis :)

Reply
avatar
June 18, 2015 at 5:17 AM delete

bikin ngiler ajah gan coklatnya

Reply
avatar

No spam please! Be a good netizen. Komentar dengan link aktif akan dihapus oleh admin blog. EmoticonEmoticon

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *