Bagaimana Teknologi Bisa Membantu Manusia Untuk Beraktivitas di Tengah Pandemi Covid-19

4/30/2020 Add Comment
Tahun 2020 sepertinya tidak menjadi tahun yang cukup menggembirakan, bahkan sejak tahun tersebut dimulai. Di tahun ini, lagi-lagi dunia terkena wabah penyakit yang mendunia (pandemi) virus corona atau yang disebut Covid-19. Virus ini menjangkit hampir seluruh negara di dunia, dan bisa berpotensi melumpuhkan kegiatan seluruh manusia.

Tentu saja semua orang akan merasa takut, panik, dan khawatir. Sebab pandemi ini terbukti sudah membuat orang takut untuk saling berinteraksi (tentu karena takut ketularan), bahkan beberapa negara sudah memberlakukan ketentuan pembatasan sosial sampai lockdown/karantina wilayah total. Keadaan seperti ini tentu sangat mengancam keberlangsungan roda ekonomi suatu negara.

Namun berkat teknologi, imbas dari pandemi ini ternyata bisa diminimalisir. Dengan memanfaatkan teknologi, manusia bisa mengganti metode untuk melakukan keseharian mereka tanpa mengurangi efektifitas kegiatan tersebut mulai dari pekerjaan professional sampai menghimpun donasi dari masyarakat. Bagaimana caranya?

Bagaimana Teknologi Bisa Membantu Manusia Untuk Beraktivitas di Tengah Pandemi Covid-19

Bagaimana peran teknologi dalam membantu manusia beraktivitas di pandemi Covid-19

Menjaga jarak satu sama lain adalah satu-satunya cara untuk menghindari penyakit ini, mengingat masih belum ada vaksin yang efektif. Teknologi yang dikembangkan pun akhirnya juga menganut dasar prinsip ini. Berikut beberapa implementasi kemajuan teknologi yang bisa digunakan manusia untuk tetap melanjutkan kegiatan di tengah pandemi covid-19.

Video conference sebagai pengganti meeting (Zoom, Meet, dll)

Melakukan meeting sambil menghindari wabah penyakit tentu menjadi fokus tersendiri bagi perusahaan. Di satu sisi, para pekerja tentu takut dengan kecepatan penularan penyakit ini. Namun, di sisi yang lain perusahaan juga tidak bisa berkembang tanpa komunikasi ide dan perencanaan yang baik.

Di sinilah peran aplikasi video conference bisa membantu. Dengan ini, maka semua perusahaan masih bisa melakukan meeting dan report seperti biasa tanpa ada masalah berarti. Fitur-fitur yang dibawakan oleh aplikasi-aplikasi ini pun juga sudah cukup mumpuni. Mulai dukungan untuk video call lebih dari dua peserta, sampai fitur screen recording untuk menjelaskan apa yang ada di layar secara langsung.

Tidak hanya untuk kebutuhan korporat, dunia pendidikan pun juga bisa terbantu dari kehadiran aplikasi ini. Sekolah bisa tetap melanjutkan kegiatan belajar mengajar mereka secara jarak jauh, tanpa perlu mengandalkan kelas fisik di tengah pandemi.

Ilustrasi Teknologi

Project management apps untuk mengatur flow pekerjaan secara remote (Jira, Trello, dll)

Mengatur jalannya projek tanpa bertatap muka tentu tidak mudah, sebab biasanya mengemukakan ide dengan hanya ucapan/tulisan saja bisa menimbulkan persepsi berbeda jika dibandingkan dengan melakukan keduanya sekaligus. Nah, untuk mengatasi ini maka diperlukan aplikasi yang bisa memvisualisasikan ide meskipun tanpa bertatap muka sekalipun.

Beberapa aplikasi project management ternyata sudah dikembangkan, bahkan sebelum wabah ini berlangsung. Sebut saja dua aplikasi yang paling terkenal yaitu Jira dan Trello, kedua aplikasi ini bisa membantu para project manager untuk memvisualisasikan flow proyek dengan cukup baik. Mulai dari To-Do list, In-progress, sampai yang sudah disetujui (approved).

Pengolahan dokumen kolaboratif, tetap bisa bekerja bersama-sama meskipun tidak bertatap muka

Siapa yang masih belum tahu aplikasi Google Docs? Atau mungkin Figma jika anda adalah seorang desainer? Ya keduanya merupakan aplikasi produktivitas yang bisa diakses secara kolaboratif, dengan beberapa orang sekaligus dalam satu waktu.

Aplikasi tersebut memungkinkan anda untuk tetap bekerja bersama-sama dengan tim, meskipun ada himbauan pembatasan sosial. Dengan begitu, maka semua tim tetap bisa saling membantu satu sama lain tanpa ada halangan yang sulit.

Social Media Marketing (SEO) dan Search Engine Marketing (SEM), sebagai metode pemasaran baru tanpa bertatap muka

Marketing tentu merupakan elemen yang paling penting dalam perusahaan. Tanpanya, perusahaan akan kesulitan untuk memasarkan produk-produk dan layanan terbaru mereka ke masyarakat. Tapi, bagaimana cara melakukan kegiatan marketing di tengah pandemi yang melarang orang bertatap muka ini?

Tidak masalah, sebab sudah ada teknologi SEO dan SEM dimana perusahaan bisa memasarkan produknya secara online. Cukup buat situs website dan akun sosial media resmi, dan perusahaan bisa langsung memulai melakukan online marketing baik secara organik maupun berbayar.

Masih banyak lagi perkembangan teknologi yang membantu manusia dalam melawan pandemi ini. Nah bagi anda yang juga tengah berjuang untuk mempertahankan bisnis dan usaha anda di tengah-tengah pandemi covid-19, maka anda bisa mempertimbangkan untuk membuat website anda sendiri lalu mengubah teknik marketing anda ke SEO dan SEM.

Untuk urusan teknis seperti Domain dan Hosting, anda bisa mempertimbangkan untuk menggunakan layanan Hosting Murah dan Cek Domain dari Qwords.com. Di sana, ada banyak sekali pilihan Hosting dan Domain untuk membantu kegiatan branding anda di dunia internet dan mempertahankan atau bahkan mengembangkan bisnis dan usaha anda, meskipun kondisi sedang tidak bersahabat.

Qwords juga bisa membantu anda untuk membangun website tanpa perlu repot belajar coding. Harganya pun juga sudah dibanderol satu paket dengan optimasi SEO-nya, sehingga anda tidak perlu khawatir kalau website tidak bisa ditemukan di mesin pencari. Untuk informasi lebih lengkap, anda bisa mengunjungi situs resminya di www.qwords.com

Akhir kata, tetap perhatikan berita dan jaga kesehatan. Patuhi semua protokol covid-19 yang diberlakukan di daerah atau kota anda agar pandemi ini segera berakhir. Terima kasih.

Cara Menggunakan LinkedIn Untuk Media Mencari Lowongan Kerja

4/24/2020 Add Comment
Percayakah kamu bahwa lowongan kerja bisa didapatkan dari media sosial? Buat yang belum tahu, ada sosial media yang dibuat khusus untuk para profesional. Media sosial ini dikenal dengan nama LinkedIn, dan kamu bisa membuat akunmu sendiri secara gratis langsung di websitenya www.linkedin.com.

Sesuai fungsinya, media sosial ini bisa membuatmu terhubung langsung dengan berbagai tim rekrutmen dari berbagai perusahaan. Mulai dari perusahaan dalam negeri, sampai yang ada di lintas benua sekalipun. Nah, jika kamu bisa memanfaatkan media sosial ini, maka bisa saja kamu kebanjiran offering letter dari perusahaan! Mau tahu caranya?

Cara Menggunakan LinkedIn Untuk Media Mencari Lowongan Kerja

Mengenal cara kerja media sosial LinkedIn

Segera setelah kamu membuat akun baru, kamu akan langsung disuguhkan beberapa akun yang terintegrasi dengan daftar kontak di dalam ponsel. Sistem pertemanan LinkedIn disebut 'connect' dimana kamu bisa terhubung antara satu orang dengan yang lainnya. Setelah kamu mengirim permintaan connect dan disetujui, maka kamu bisa langsung saling terhubung.

Setelah itu, kamu akan diminta untuk mengisi detail profilmu. Ini bagian yang sangat penting (sekaligus menarik), karena format pengisian profil di LinkedIn sama persis seperti membuat CV. Isi semuanya selengkap mungkin. Mulai dari pengenalan diri, pengalaman, daftar skill, sampai riwayat pendidikan.

Semakin kamu mengisinya dengan baik, maka semakin besar kemungkinan kamu dikontak oleh recruiter dari perusahaan yang melihat profilmu. Jangan lupa untuk memasang foto profil yang good looking untuk semakin meningkatkan kesan pertama.

Berbeda dengan saat kamu memainkan sosial media Instagram, Facebook, dan sejenisnya. Di LinkedIn, jangan harap kamu menemukan konten-konten alay seperti foto wajah gaya duck face atau video goyang itik. Sebab semua postingan yang ada di LinkedIn, selalu dibuat untuk tujuan professional seperti personal branding maupun menunjukkan portofolio.

Ini alasan mengapa kamu harus tahu dulu bagaimana cara kerjanya. Jangan sampai kamu kebablasan menggunakan LinkedIn seperti layaknya Instagram atau bahkan TikTok. Yang ada, akunmu malah langsung 'di-block' oleh pengguna LinkedIn lainnya.

Optimasi LinkedIn untuk mendapatkan pekerjaan lebih cepat

Sama seperti media sosial lainnya, LinkedIn pun harus dioptimasi agar hasilnya optimal. Ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan agar profil LinkedIn-mu bisa menjadi magnet loker. Berikut tips yang bisa kamu lakukan.

Rajin menulis

Di LinkedIn, semakin kamu rajin menulis maka semakin tinggi tingkat keterlihatan profilmu di sistem pencarian. Tulisan yang kamu buat juga harus professional ya! Jangan pernah menulis quote-quote galau atau narasi tidak penting yang nggak ada kaitannya dengan dunia kerja.

Sedikit tips untukmu, jika kamu memiliki impian untuk menjadi creative content writer, maka inilah kesempatanmu untuk menunjukkan sejauhmana kemampuanmu menulis konten!

Bangun koneksi seluas mungkin

Di LinkedIn, semakin luas koneksimu maka semakin besar kemungkinan profilmu bisa dilihat orang. Berbeda dengan sosial media lainya, kamu tidak bisa langsung melihat profil seseorang yang tidak masuk dalam jaringanmu (setidaknya sampai sejauh lingkar ketiga).

Dengan kamu membangun koneksi seluas-luasnya, maka profilmu bisa lebih mudah dilihat orang lain yang kemungkinan berada di dalam lingkaran koneksi. Selanjutnya bisa jadi kamu mendapatkan kesempatan yang lebih luas dari koneksi-koneksi barumu!

Sedikit saran dari saya, usahakan kamu bisa terhubung dengan kolega-kolegamu (baik dari universitas ataupun di tempat kerja) yang sekarang. Sebab dari merekalah kemungkinan penawaran bisa datang.

Pasang daftar skill dan achievement yang relevan sebanyak-banyaknya

Dunia kerja bukan dunia yang berorientasi pada teori saja, melainkan praktek. Jika kamu memiliki kemampuan dan pencapaian yang relevan dengan jumlah besar, maka kamu akan semakin dinilai lebih professional daripada yang hanya punya sedikit atau tidak sama sekali.

Tambahkan semua daftar list kemampuan dan pencapaianmu di halaman profil. Tentu saja hanya kemampuan dan pencapaian yang cukup menjual dan berhubungan dengan dunia kerja yang kamu incar ya!

Jangan sungkan untuk membantu orang lain

Sama seperti kamu, ada banyak orang yang juga mencari pekerjaan di LinkedIn. Nah, kamu juga boleh membantu mereka untuk melakukan up di postingan orang yang sedang mencari pekerjaan. Dengan begitu, kamu juga mungkin akan dibantu orang lain juga di kedepannya (ingat hukum tabur tuai).

Kamu pun bisa membantu untuk melakukan endorsement skill yang dimiliki oleh teman-temanmu di LinkedIn, dan meminta mereka untuk melakukan hal yang serupa. Tapi ingat ya, lakukan kegiatan ini dengan jujur dan benar. Sebab percuma kamu punya banyak endorse, tapi tidak kredibel.

Setel preferensi pekerjaan yang kamu inginkan

Kamu juga bisa melakukan jemput bola dengan inisiatif sendiri. Ada ribuan lowongan kerja yang terdaftar di LinkedIn setiap harinya, yang dihimpun dari berbagai situs lowongan pekerjaan di seluruh Indonesia. Kamu bisa menyetel preferensi pekerjaan yang kamu inginkan, lalu melakukan apply langsung dari aplikasi.

Melengkapi profil dan menandai akun sebagai 'terbuka untuk kesempatan'

Terakhir, kamu perlu melengkapi profilmu hingga 100% (ditandai dengan emblem 'all-star') lalu membuat akunmu agar bisa dilihat oleh tim rekruter dari halaman pencarian LinkedIn. Ingat, jangan pernah menulis yang memberi kesan seperti sedang mengemis. Kamu harus bisa menyusun kata yang 'menjual' kemampuanmu dan menarik perhatian para rekruter.

Kurang lebih begitu cara menggunakan LinkedIn untuk media mencari lowongan kerja. Jangan pernah menyerah dan terus kejar karir yang sesuai mimpimu! Semangat dan sampai jumpa.

Tips Mengelola Social Media Agar Bisa Memperkuat Identitasmu

4/11/2020 Add Comment
Jaman sekarang siapa sih yang enggak punya sosial media? Kayaknya mulai bayi baru lahir, sampai kakek nenek sekarang sudah punya deh akun-akun seperti sosmed populer seperti Instagram, TikTok, dan kawan-kawan. Setiap orang pun bisa dengan bebas mengunggah konten apapun di dalam akun sosial medianya masing-masing.

Tapi tahukah kamu, bahwa bebas bukan berarti bisa asal upload? Seperti yang sudah kita ketahui, zaman sekarang akun sosial media juga bisa digunakan untuk memperkuat identitas! Identitasmu bisa mendapatkan stigma positif maupun negatif, bergantung dari apa yang kamu upload di dalam akun sosial mediamu.

Misalnya, jika kamu mengupload konten sensitif secara terus-menerus maka kamu bisa saja dicap sebagai penyebar hoax. Dan begitu juga jika kamu terus mengupload konten inspiratif, maka kamu bisa dianggap sebagai sosok yang inspirasional. Branding personal seperti ini di sosial media, ternyata memiliki banyak pengaruh dan bahkan bisa membawa berkat atau bencana di masa depan!

Tips Mengelola Social Media Agar Bisa Memperkuat Identitasmu

Ingat, akun sosial mediamu juga akan dipertimbangkan saat melamar kerja

Salah satunya adalah ketika kamu melamar sebuah pekerjaan dan kamu mencantumkan akun sosial mediamu di dalam CV. Kemungkinan kamu diterima bisa meningkat tajam, jika konten yang kamu share di sosial media, semuanya terkesan normal atau bahkan profesional. Tapi sebaliknya, jika isinya serba kacau maka kamu bisa saja ditolak mentah-mentah bahkan jika kemampuanmu cukup mumpuni.

Nah agar perjalanan sosial mediamu tidak menjadi ruined, maka ada beberapa tips yang bisa kamu terapkan. Berikut di antaranya

Beraktivitaslah secara normal 

Jangan terlalu alay, tapi juga jangan terlalu sepi. Akun sosial media yang terlalu alay akan mengundang perasaan ilfeel dari orang yang melihatnya, sedangkan jika terlalu sepi maka apa gunanya kamu bikin akun sosial media?

Jika kamu memang bukan seorang social media savvy, maka kamu cukup upload foto-fotomu yang berkesan serta memiliki nilai memori yang tinggi dan tentu saja disertai dengan caption yang berisi bahasa yang pantas. Dengan begitu, maka kamu sudah meminimalisir resiko dari akun sosial media yang bisa menjegal karirmu!

Bila perlu, isi dengan portofolio

Portofolio apapun itu, apakah hasil gambar, tulisan, desain, atau foto-foto hasil jepretan sendiri. Dengan itu, maka tidak mungkin ada potensi rasa negatif dari orang yang melihat feed sosial mediamu.

Ditambah lagi, jika kamu mengisi beranda sosial media dengan hasil pekerjaanmu, maka bukan tidak mungkin kamu bisa mendapatkan sumber penghasilan yang baru lho! Kamu tentu sudah tahu kan bahwa semua konten yang dipasang di sosial media, memiliki potensi viral jika itu cukup menarik.

Hanya ikuti akun yang jelas dan tidak provokatif

Terkadang orang juga mengecek dengan siapa kamu berinteraksi di media sosial. Tentu kamu tidak berpikir bahwa orang akan tertarik jika kamu sering berinteraksi dengan konten provokatif bukan?

Apalagi jika sampai ternyata kamu yang menjadi pengelolanya. Wah, jangan pernah berharap bisa mendapatkan pekerjaan deh kalau begitu!

Jaga bahasamu!

Semua caption, tulisan, dan komentar yang kamu tambahkan di media sosial harus mengikuti kaidah sopan santun yang benar ya! Jangan sampai kamu kebablasan pakai bahasa-bahasa kasar dan nama-nama hewan di kebun binatang di akun sosial mediamu.

Sebagai tambahan, kamu bisa melakukan pengaturan privasi di setiap status yang kamu upload di sosial media (hanya twitter, LinkedIn, LINE, dan Facebook saja). Jika memang kamu ingin merahasiakannya, pastikan kamu sudah memilih privasi "hanya teman".

Nama dan foto profil yang jelas

Ingat, kamu bukan lagi anak baru puber yang pertama kali menggunakan sosial media. Hindari penggunaan nama-nama alay, dan gunakan hanya namamu yang tertera sesuai di KTP. Nama yang aneh akan mengurangi impresi dari orang yang melihat profil sosial mediamu.

Begitu juga dengan foto profil, pastikan kamu menggunakan foto profil tampak wajahmu dengan resolusi yang cukup baik. Tidak perlu foto kaku seperti di KTP, tapi paling tidak bisa dikenali dan memberikan kesan profesional. Atau, kamu juga bisa menggunakan foto profil logo/art yang kamu buat sendiri untuk mempresentasikan dirimu di sosial media.

Hindari penggunaan foto profil menggunakan aset yang bukan milikmu, seperti foto anime dan foto orang lain.

Pastikan penggunaan sosial mediamu sudah sesuai

Jika kamu menggunakan LinkedIn, maka gunakanlah sosial media tersebut dengan professional karena memang pangsa pasarnya dibuat khusus untuk mereka dan ini berlaku juga untuk sosial media yang lain. Jangan ditukar-tukar, sebab bisa menimbulkan kesan 'aneh' dari orang yang melihat.

Sesuaikan juga dengan tema konten yang kamu angkat. Jika kamu sudah sering mengupload foto professional, maka jangan sekali-sekali melakukan mixing dengan mengupload foto konyol.

Oke, itulah beberapa cara agar akun sosial mediamu terlihat well-managed di mata orang lain. Sekali lagi, sosial media bisa menjadi gerbang utamamu untuk memperoleh rejeki. Jadi pastikan akun-akun sosial mediamu sudah terkelola dengan baik. Segera rapihkan akunmu jika kamu merasa konten atau pengaturan yang kamu gunakan masih belum sesuai

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *